WELCOME FEBRUARY!!!!
This is the month that'll full of love.
But mm, I'm (still) single anyway. I don't think i'll celebrate
it with someone that'll be with me or even give me a
rose. But anyway, in 14th of February I'm still in Jakarta.
So, gotta spend my time with my friends (:
Entah mengapa ini yang pengen aku ceritakan.
Awal February ini dibuka dengan perbincangan melahirkan, hamil,
menjadi cewek, ari-ari bayi menyusui dan sunat oleh anak-anak x-3.
Rada porno kedengerannya tapi enggak kok!
Ini aku nggak tau berawal darimana tapi aku denger Baby ngomong bahwa
dia lahir sesar karena kepalanya kebesaran. Jadi aku bilang
"Nanti aku juga besar pengen sesar. Biar nggak sakit." dan berlanjutlah
Triwin "Eh jangan! Kalau sesar itu sakitnya terus menerus, terus 2
kali sesar kamu ga bisa hamil loh." Ok. Mendadak merinding.
DAN YANG PALING AKU TAKUTKAN ADALAH!! Baby bilang "Lagian
kalau sesar nanti nggak bisa kurus tau lin." Ok. Aku akan melahirkan normal.
Ini nggak kalah gila.
Entah kenapa Avi datang dan pembicaraan berubah menjadi maslah sunat.
Dan, yang menjelaskan adalah.. Triwin. Dengan segala
kalimat yang tidak disensor sampe ngebuat semuuaaa cewek merinding.
Ya, aku juga meriding. Dan lebih gilanya lagi, dia sampe nyeritain
pengalaman sunatnya. And once again, gak ada kata / kalimat yang disensor.
Lalu datang Rika.
Berubahlah topik pembicaraan kita menjadi ari-ari. Katanya sih,
kita ni menjadi demikian tergantung dimana ari-ari kita dikubur. Baby
cerita "Dulu tanteku ari-arinya dikubur sama benang dan jarum. Eh gedenya
jadi tukang jahit. Jadi kalau anak kalian mau pintar, kubur aja dengan buku."
Dan tiba2 Triwin ngejawab "Kalau anakku cewek terus ari-arinya
aku kubur dengan pakaian dalam wanita berarti gedenya seksi dong."
INI BENER-BENER NGGAK PERNAH KEPIKIR BUAT DIOMONGIN, SUMPAH!
HAHAHAHA!! dan aku sekarang berpikir. Nanti anakku ari-arinya mau
aku kuburin bersama peralatan dokter biar nerusin aku yang telah jadi dokter.
AMIN YA ROBBAL ALAMIN!!!
Terus tiba-tiba topik beralih ke air susu.
Jadi, pas pelajaran Sosio kemarin bu Berta bilang kalau ASI ditampung
maka akan jadi darah. Panjipun bilang "Eh tapi aku agak gimana gitu.
Masa a*tit* bisa jadi darah?" Nah ini sopan. GAK DISENSOR! Tapi malah
responnya jelek banget dari temen-temen "ASI aja kenapa sih." HAHA
SERBA SALAH!! nah terus nggak tau kenapa ujung2nya aku yang dihapaki -,-"
Karena aku memiliki ukuran yang sebenranya nggak gede-gede amat tapi
dibesar-besarkan oleh bubuhanku, Triwin bilang "Kalau Oline sih lahir emang
udah besar." baru kujawab "Enak aja. Dulu tuh aku kecil tau. Hampir nggak ada!"
Terus Floren jawab "Katanya pas SMP dia baru besar." dan entah kenapa
pembicaraan menjadi "Terus katanya Oline ga mau melahirkan loh." Aku
jawab "Ih bukan! aku cuman takut." Terus dijawab Triwin "Eh, perkataan doa
loh." dan aku merinding. Gimana kalau betulan? Jauhkan bala ya Allah -,-'
DLL.
Hanya itu yang bisa aku ceritakan. Terlalu banyak yang diomongin hari ini.
Terutama pada jam Ekonomi, karena entah mengapa pak Ngatimin nggak masuk.
Inilah kelasku, sarat akan hal-hal demikian, tapi percaya deh
bahwa mereka itu baik.. baik banget.